Antara Gemblong dan Kue Getas

Di Bogor ada kue gemblong dan di Malang ada kue getas. Kedua kue ini sama-sama legit dan terbuat dari beras ketan. Selain beda di nama, penampilannya juga agak berlainan. 

Kue gemblong mudah ditemui di Puncak dan di kota Bogor. Biasanya di perempatan jalan, ada yang menawarkan kue gemblong. Per buahnya rata-rata Rp2 ribu. 

Penampilan kue gemblong itu bundar agak pipih dengan warna kecokelatan. Warna tersebut disumbang oleh gula merah yang melapisinya. 

Rasanya gurih dan manis. Karena terbuat dari beras ketan maka kue ini lumayan mengenyangkan. Enak dan terjangkau. Teksturnya lumayan empuk dan seperti meleleh di lidah. 

Waktu kapan aku dapat kue gemblong Bogor yang tampilannya berbeda. Bentuknya seperti gelang. Warnanya masih kecokelatan. Hanya rasanya kurang manis dan kurang empuk. Seperti ada tambahan tepung beras. Tapi tetap enak sih. 


Nah, di Malang juga ada kue serupa. Saudara sepupu dari si gemblong. Namanya kue getas. Kue ini ada yang krem dengan lapisan gula putih. Juga ada yang keunguan dengan lapisan gula putih. 

Kue getas yang krem terbuat dari ketan putih. Sedangkan yang keunguan terbuat dari ketan hitam. Rasa kue getas yang putih sebelas dua belas dengan kue gemblong. Mirip. Sama-sama gurih dan manis 

Untuk kue getas yang keunguan, mungkin bisa disebut saudara jauh. Aroma dan teksturnya ini unik karena terbuat dari ketan hitam. Aromanya khas dan teksturnya sedikit lebih kasar (meski ada juga yang sama halusnya dengan kue getas putih). 


Waktu kecil aku kurang suka dengan kue getas ketan hitam. Tapi saat dewasa, aku malah menyukainya. Jika ada penjualnya, aku langsung beli beberapa. 

Penampilannya yang kontras, ungu berbalut gula putih itu indah. Rasa dan aromanya juga khas. 

Uugh aku jadi ingin makan gemblong dan kue getas ungu. 

Sumber gambar: dokpri, Fimela dan IDN Times


Komentar

Postingan Populer