Rotiboy vs Roti'O, Suka yang Mana?



Dulu kupikir kedua roti ini sama, antara Rotiboy dan Roti'O. Kupikir Roti'O adalah nama baru dari Rotiboy. Ternyata keduanya merk yang berbeda, meskipun sama-sama menjual roti jenis coffee bun yang beken.


Sekilas keduanya mirip. Bungkus kertas rotinya juga sama-sama kuning. Tapi jika diteliti memang logonya berbeda. Gambar kokinya berbeda. Yang Roti'O kokinya lebih tua dan berkumis.  Desain tokonya juga berlainan.

Coffee bun ini sendiri adalah roti khas Meksiko. Roti berbentuk bundar dengan di atasnya diberi adonan mocca. Adonan roti dan adonan mocca ini kemudian dipanggang lalu menyatu. Di dalamnya diisi adonan mentega. Ketika dipanggang harum mentega bercampur kopi sungguh menggoda.

Di Indonesia roti ini dikenalkan oleh pengusaha Malaysia dengan manajemen Indonesia lewat Rotiboy. Kemudian merk ini pecah jadi dua, yaitu Roti'O yang dikelola oleh pengusaha Indonesia dan Rotiboy dari Malaysia.

Harga rotinya pun kini semakin naik. Dulu pertama beli sekitar Rp 7 ribu kini sudah Rp 12 ribu. Tapi memang enak dan aromanya menggoda.




Roti ini paling enak disantap saat masih hangat. Bagian permukaannya ada yang renyah sedangkan dalamnya lembut dan ada rasa asinnya yang kontras dari mentega. Enak. Dulu kedua merk ini mengeluarkan varian baru, yaitu Rotiboy dengan rasa vanilla  juga pastry lainnya dan Roti'O dengan varian keju. Tapi entahlah aku tak lagi menemukannya di Roti'O.

Oh ya saat ini rasanya lebih mudah menjumpai Roti'O daripada Rotiboy di pusat perbelanjaan dan pusat keramaian di dekat rumah. Roti'O teksturnya lebih padat. Kedua-dua roti ini aku suka. Apalagi jika hangat dan disantap dengan kopi hitam atau teh panas. Sedap.

Gambar dari rotiboy dan traveloka juga dokpri

Komentar

Postingan Populer