Sabtu, 13 Februari 2016

Malang Gudangnya Keripik Tempe Aneka Rasa




Malang bukan hanya terkenal sebagai penghasil apel dan daerah berhawa sejuk, Malang juga beken oleh keripik tempenya, mirip dengan Purwokerto. Tapi di Malang, keripik tempenya beraneka rasa, dari rasa original hingga rasa daun jeruk purut serta kreasi rasa lainnya yang unik dan enak.

Membicarakan ide dan kreasi yang tak ada habisnya tentang keripik tempe, bisa melihat langsung di kawasan Sanan yang sudah lama terkenal sebagai perajin tempe. Di daerah ini rata-rata penghuninya ahli membuat tempe. Tempe walaupun nampak sederhana yakni kedelai rebus kemudian diberi ragi, akan tetapi dalam praktiknya perlu takaran yang pas. Hehehe saya dulu pernah beberapa kali membuat tempe sendiri untuk tugas biologi SMA dan rasanya astaga tidak enak sama sekali. Ada yang raginya kurang ada juga yang kebanyakan. Oleh karenanya saya menghargai para perajin tempe yang bisa membuat tempe yang enak.

Sekitar tahun 2000-an industri usaha kecil dan menengah yang bergerak di bidang perkripikan tempe semakin melaju. Ada saja kreasinya yang membuat saya kagum. Bahkan beberapa di antaranya dikerjakan oleh usaha rumah tangga dengan kemasan sederhana tapi tetap menjaga kualitas.

Yang paling awal dan paling mudah dijumpai adalah keripik tempe dalam bentuk pipih persegi atau bulat dengan tanpa tambahan apapun. Itulah keripik tempe original. Kemudian ada juga yang menggunakan tambahan serbuk aneka rasa seperti keripik tempe rasa balado, rasa pizza, rasa keju, dan sebagainya. Selanjutnya idenya makin unik dengan adanya keripik tempe rasa daun jeruk purut. Rasanya unik dengan adanya rasa getir dan wangi khas daun jeruk purut.Ada juga yang sederhana tapi enak yakni mengusung keripik tempe rasa pedas manis. Keripik tempe yang terakhir dibuat oleh usaha rumah tangga dan menjadi favorit saya hingga kini. Eh ternyata bukan hanya saya yang suka, melainkan juga kawan-kawan yang pernah icip-icip keripik tempe varian ini. Pembuatnya tidak menggunakan serbuk essence tetapi membuat racikan bumbunya sendiri sehingga rasanya lebih membaur dengan tempenya.  Harga keripik tempe ini bervariasi dari Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu bergantung rasa dan ukuran kemasannya.

Eh suami baru saja membawa oleh-oleh keripik tempe tapi dari Purwokerto. Keripik tempenya ditepungi sehingga tebal dan sedikit liat. Enak juga sih. Ada juga keripik tempe dari kedelai hitam. Rasanya unik dan lebih tebal dibanding keripik tempe biasanya.

Keripik Tempe dari Kedelai Hitam
Masih bingung mau camil-camil apa selama bengong. Jangan lupa membeli oleh-oleh khas saat berkunjung ke kota Malang yakni keripik tempe. Edisi kue-kue oleh-oleh khas Malang akan saya ulas di artikel selanjutnya.

Selamat berakhir pekan dan selamat menjelajah rasa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar