Selasa, 09 Februari 2016

Jangan Kunci: Sayuran dengan Citarasa Unik

Ma...masak apa? Saya selalu lapar sepulang sekolah dan membuka tudung saji di meja makan. Masak tempe, ikan, dan jangan kunci, jawab Mama. Saya mengedip-edipkan mata dan mengerucutkan bibir karena jangan kunci bukan merupakan sayuran favorit saya. Tapi sayuran ini memiliki rasa unik dan lumayan enak jika dipadukan dengan sambal merah pedas.

Jangan kalau di Malang dan sekitarnya berarti sayur. Njangan opo? berarti bikin sayur apa? Jangan kunci berarti sayur kunci. Eh mengapa disebut sayur kunci ya? apa yang dikunci nih?!

Disebut jangan kunci karena bumbu yang memiliki rasa dominan di sini adalah bumbu bernama kunci atau temu kunci. Bentuknya akar rimpang seperti kunyit tapi lebih kurus-kurus dan umbinya berwarna putih sedikit krem. Wanginya segar dan jika digigit ada rasa getir yang  khas.

Temu kunci ini memiliki bentuk seperti jemari sehingga disebut fingerroot. Rempah-rempah ini umumnya digunakan sebagai bumbu sayuran bening atau tanpa santan, seperti sayur bayam dan sayur kunci ini.

Nah sudah tahu kan mengapa disebut sayur kunci. Sayur kunci ini umumnya menggunakan nangka muda dengan bumbu tambahan yang tidak banyak. Hanya irisan bawang merah, garam, dan sedikit gula juga air untuk merebus sayuran tersebut. Jadilah sayur kunci.

Dulu saya tidak suka sayuran ini. Nangka muda atau yang juga disebut tewel cocoknya buat lodeh saja. Tetapi setelah merasakan kos saya tidak lagi punya pantangan. Hahaha gara-gara jatah uang bulanan untuk  makan di kos-kosan terkadang harus dihemat-hemat, bahkan hingga dibarengi puasa.


Jangan kunci ini enaknya disantap dengan ikan goreng dan tempe goreng. Jangan lupa sambal merah yang pedas.

Gambar dari ini dan itu

1 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus