Selasa, 17 Juli 2018

Es Pocong Segar

Aku mengenal kali pertama es pocong di Depok. Waktu itu aku penasaran karena setiap kali melewatinya tempat tersebut cukup ramai. Ternyata esnya sejenis es pisang hujau atau palu butung yakni mengandalkan bubur sumsum dan sirup. Isiannya bisa apa saja.


Sudah lama aku tak merasakan es pocong. Ketika melewati daerah Bondowoso hendak menuju Situbondo maka aku menemukan penjual es pocong. Kami berhenti untuk menyegarkan kerongkongan.

Pemiliknya adalah pasangan suami istri separuh baya. Mereka menyebut minuman ini cabang dari daerah Bangil, Pasuruan.

Dengan cekatan mereka menyiapkan pesanan kami berdua. Dalam wadah gelas plastik diletakkan bubur sumsum, potongan buah semangka yang dibentuk bulat lalu disiram dengan kuah seperti sirup berwarna hijau. Di atasnya ditumpuk es batu serut. Esnya terlihat cantik. Seporsinya Rp 5 ribu rupiah.

Aku menyendoknya. Dingin dan terasa segar. Hawa memang terasa panas karena memasuki musim kemarau.

Semangka menambah kesegaran dan bubur sumsumnya terasa lembut sekaligus gurih. Tak lama segelas es pocong pun ludes. Kami pun melanjutkan perjalanan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar