Minggu, 07 Mei 2017

Antara Menu Tradisional dan Mancanegara di MetSky Horison Bekasi


Menginap di hotel selain ingin merasakan berbagai fasilitas juga penasaran dengan menu sarapannya. Penyajian menu sarapan yang oke juga bisa mengangkat citra nama dari hotel tersebut. Bagaimana dengan menu makanan di Horison Ultima Bekasi?



Yup setelah mandi kami pun bergegas untuk sarapan. Awalnya kami bingung lokasi sarapannya dan mengira terletak dekat kolam renang. Ternyata lokasinya di lantai 10 di tempat yang disebut MetSky Dyne & Lounge.



Untuk menuju tempat makan ini kami melewati jembatan transparan di lantai enam kemudian naik lift ke lantai 10. Kami disambut tempat makan yang luas. Bisa memilih indoor atau outdoor. Awalnya kami ingin bersantai di luar tapi karena ramai dan bebas merokok jadinya saya lebih nyaman di dalam.

Oke waktunya eksplorasi makanan. Perhatian pertama saya pada roti bertabur almond dan donat mungil bertabur gula halus dengan isian selai blueberry. Saya juga tertarik dengan cornflakes plus susu karena di dekatnya tersaji buah-buahan kering dan kismis. Wah saya doyan banget kismis. Akhirnya saya isi cornflakes dengan banyak kismis plus susu.



Rotinya tidak begitu manis dan kurang empuk tapi terselamatkan dengan gurihnya almond. Donatnya nikmat dan empuk. Sekali gigit selai blueberry yang asam manis pun menyeruak bak lava.

Kemudian saya menyantap cornflakes dengan buah kering dan kismis. Konon kismis itu meningkatkan mood baik. Saya suka menyantapnya.

Ketika mau intip ke sana kemari, suami membawakan sushi, sup miso dan saya melengkapinya dengan dimsum. Di dekat meja kami memang terdapat stan masakan Asia Timur seperti masakan Jepang dan China. Juga ada sih menu bubur ayam. Dimsumnya mungil dan mudah disantap. Sushinya isiannya kurang mantap tapi lumayanlah. Sup misonya ini kuahnya kurang yahud, keasinan. Isiannya ada tahu, daun bawang dan daun hijau yang ditebak suami daun ginkgo. Daunnya yang kenyal-kenyal ini enak.

Eh pasangan tancap gas dengan menyantap lontong Medan. Nampak enak mengenyangkan. Saya pilih lihat-lihat menu nasi, ada susis, nasi goreng, kentang dan daging rebus, ikan kukus dan sambal. Menunya kurang menarik sehingga saya ambil porsi kecil kentang mungil dan daging rebus juga sosis ayam dan ikan tanpa nasi. Ternyata semua menu itu enak. Suami suka dengan daging rebusnya yang empuk dan manis. Tapi sayangnya ketika kembali sudah tak tersisa dagingnya, hanya menyisakan kentangnya. Ikannya juga enak dan tak begitu amis.


Perut sudah penuh maka saya hanya mengambil buah dan mencobai manisan kedondong. Saya juga mengambil satu buah manisan pala, tapi ternyata lidah saya kurang cocok. Rasanya manis dan getir.

Ternyata ada menu jamu-jamuan. Wah ada beragam jamu dan dijelaskan manfaatnya masing-masing. Ada juga menu rebusan seperti singkong dan pisang.di dekatnya ada wedang secang. Saya pilih wedang secang dan minuman ini nikmat menghangatkan. Warna minumannya kemerahan karena mengandung secang, ada rasa jahenya juga. Enak di perut.




Menu sarapan Hotel Horison Bekasi bisa disebut variatif, memadupadankan selera tradisional, mancanegara dan fushion.

Kami kemudian menjelajah bagian outdoor. Di sana ada bar dan juga ada panggung mini. Di sini bisa melihat panorama kota Bekasi.

Di restoran ini cukup kental pernak-pernik tradisional. Ada petugas stan lontong Medan mengenakan baju tradisional. Juga ada hiasan di jajanan Betawi dan yang paling menarik adalah tatanan rempah-rempahnya.


3 komentar:

  1. Aku 2 minggu kemarin mampir ke Horison pekalongan menunyabjuga menarik.. wah seru nya di Bekasi ada menu yg beragam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai mba Mira memang senang jika menu sarapannya itu variatif dan juga mengangkat menu tradisional. Sehingga generasi muda dan juga wisatawan mancanegara juga mengenal kekayaan kuliner nusantara. Salam hangat mba Mira:)

      Hapus
  2. Aku 2 minggu kemarin mampir ke Horison pekalongan menunyabjuga menarik.. wah seru nya di Bekasi ada menu yg beragam

    BalasHapus