Kamis, 16 Juni 2016

Mie Ayam ataukah Pangsit Pilihanmu?


Saat menimba ilmu di Surabaya saya terkejut ketika menyantap mie ayam. Awalnya saya mengira mie ayam itu sama saja dengan pangsit di kota Malang, ternyata berbeda.

Mie ayam itu mie dimana ayamnya dimasak dulu dengan bumbu kecap. Lalu mienya diaduk dulu dengan saus dan campuran ayamnya baru enak disantap. Kuahnya bisa dipakai bisa tidak. Kadang ada atribut berupa bakso.

Sedangkan pangsit atau juga dikenal sebagai cwie mie ini rasanya lebih segar berkat adanya kuah kaldu kemudian irisan sawi hijau dan taburan seledri dan daun bawang. Kuahnya sendiri bisa dipilih antara nyemek-nyemek atau berkuah sedikit atau reguler. Ada juga yang menyajikan pangsit kering, tapi jarang penjualnya.

Perbedaan pokok lainnya antara mie ayam dan pangsit adalah ayamnya. Ayam di pangsit itu seperti ditumbuk sehingga lembut. Rasanya gurih dan warnanya putih. Bedanya lagi tentu di keberadaan kerupuk pangsit. Di mie pangsit wajib adanya kerupuk pangsit yang renyah dan gurih. Kriuk-kriuk.

Waktu bertandang ke pujasera Sirkus di Cikarang ada penyedia mie ayam yang ambigu. Ia menyajikan mie ayam dengan kuah dan adanya kerupuk pangsit seperti gnar di atas. Alhasil rasanya campur aduk dan menurut saya sih kurang berkenan di lidah. Meski akhirnya saya habiskan juga karena lapar dan sayang jika disisakan.

Mana favoritmu, mie ayam atau pangsit?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar