Rabu, 30 Maret 2016

Rujak Buah pun Bisa Dijual Mahal



Saat jalan-jalan menikmati sebuah festival kuliner, saya terkejut ketika melihat harga rujak buah yang dibandrol Rp 30 ribu. Busyet mahal amat ya. Biasanya rujak buah tak lebih dari Rp 10 ribu dan itupun sudah enak. Tapi rujak buah ini peminatnya banyak membuat saya penasaran seperti apa rujak buah bertarif mahal ini?


Rujak buah kolam Medan namanya. Cuaca panas membuat saya ingin menyantap sesuatu yang segar dan asam. Sambil menunggu saya melihat pemrosesan pembuatan rujak buah ini. Kenapa bisa mahal, pikir saya. Apakag gara-gara ikut festival? Bisa jadi karena harga makanan menjadi lebih mahal saat ikut even festival kuliner dibandingkan hari-hari biasa.

Untuk buah-buahannya ada nenas, pepaya, mentimun, bengkuang, kedondong, jambu air, dan mangga muda. Oleh karena cukup mahal maka saya memilih absen untuk mentimun. Pepaya pun sedikit saja, mending diganti kedondong.



Setelah buah diiris maka langsung disiram dengan sausnya. Nah sausnya ini terbuat dari bahan seperti asem, pisang batu, gula merah, dan kacang tanah. Nah ini yang bikin beda dan gurih, kacangnya tidak diuleg lembut, melainkan cukup dicincang kasar sehingga ada sensasi berbeda ketika menyantap rujak buah ini.

Rujaknya memang enak dan gurih berkat kacang tanahnya. Cuma agak kemahalan sih menurut saya. Tapi saya salut dengan harga yang cukup mahal rujak buah ini tetap laris. Jadi percaya dirilah makanan yang enak pasti disukai orang meski harganya di atas rata-rata. Tapi berikan sesuatu yang beda dan nilai tambah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar