Kamis, 03 Maret 2016

Bawa Rendang ke Luar Negeri


Ketika harus tinggal ke luar negeri cukup lama biasanya kita kangen dengan masakan dalam negeri. Makan roti atau pasta sih enak, tapi jika setiap hari mungkin ada yang kurang juga. Masakan rendang bisa jadi pelipur lara. Tapi bagaimana membawanya?

Waktu pasangan berangkat untuk studi di luar, ia meminta dibawakan rendang. Oleh karena waktu persiapan yang mepet akhirnya saya tidak bisa memasaknya. Lalu saya browsing mencari penjual rendang yang bisa mengirim dengan cepat dan rendangnya tahan lama.

Pedagang rendang online rupanya semakin banyak. Tampilannya menggoda dan rendangnya beragam.

Tidak hanya rendang daging sapi, ada juga rendang udang yang menggoda. Eh beberapa penjual malah membandrol harga lebih tinggi untuk rendang udang daripada rendang daging sapi.

Ada apa lagi ya? Ada rendang telur yang seperti keripik, ada juga rendang ayam yang lebih terjangkau. Ada pula rendang sapi tapi dagingnya luluh.

Harganya cukup mahal tapi masih wajar sih. Daging sapi saja sekilo bisa mencapai Rp 120 ribu. Jika saya memasak sendiri dan membeli racikan bumbu di pasar, biasanya perlu sekitar 30-40 ribu untuk bumbu dan santan. Kalau saya yang bikin sendiri mungkin bisa Rp 170-180 ribu. Tapi saya bingung mengemasnya agar awet karena rata-rata penerbangan bisa memakan waktu seharian jika transit.

Akhirnya saya memilih pedagang yang merespon pesanan saya dengan cepat. Ada yang sebelumnya saya hubungi beberapa kali tapi tidak pernah dijawab. Nah yang ini, Rendang Uni Farah ini menjawabnya dengan cepat. Bahkan besoknya sudah diantar ke rumah, ya meskipun ongkos kirimnya dua kali lipat.

Harganya agak mahal yakni Rp 300 ribu untuk sekilo rendang daging sapi. Kalau saya bikin sendiri sebenarnya bisa jadi dua kilogram hehehe. Dengan ongir jadinya Rp 318 ribu.

Paket ini datang dalam bentuk rendang yang terbungkus kemasan plastik vakum. Kata pedagangnya sih bisa tahan dua minggu jika di suhu kamar dan sebulan jika di kulkas. Bakal lebih tahan lagi jika ditaruh di freezer.

Ya tidak apa-apalah agak mahal sedikit yang penting pasangan bisa mengobati rasa kangen jika homesick. Rendang memang masakan penghubung dengan Indonesia. Coba seandainya masakan Indonesia lain bisa dijual online dan dibawa ke luar negeri ya. Seperti misalnya krengsengan, bali daging, gulai kambing, soto yang tak kalah enak dan lebih terjangkau. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar